Pemilihan Umum Wali Kota Depok 2015 akan dilaksanakan
pada 9 Desember 2015 untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Depok periode 2016-2021 dan akan diikuti oleh 1.4 juta pemilih.
Pemilihan Walikota
dan Wakil Walikota Depok ini merupakan Pemilihan kepala daerah ketiga di Kota Depok yang dilakukan secara langsung.
Walikota dan Wakil Walikota terpilih akan dilantik pada 26 Januari 2016, menggantikan Nur Mahmudi Ismail yang telah menjabat selama dua periode
sejak tahun 2006
Berdasarkan data KPUD Kota Depok, bahwa Partai
Politik hasil pemilihan
umum legislatif 2014 yang akan mengusung calon Walikota dan Wakil
Walikota Depok dipersyaratkan minimal harus mempunyai 10 kursi di parlemen
atau gabungan dari partai politik yang mempunyai kursi di parlemen dengan
jumlah minimal 10 kursi.
Hasil pemilihan
umum legislatif 2014 di Kota Depok terdapat 10 Partai Politik
yang mempunyai kursi di parlemen yakni :
·
PDI
Perjuangan = 11 Kursi
·
Partai
Gerindra = 9 Kursi
·
Partai Golkar = 5 Kursi
·
Partai
Demokrat = 5 Kursi
·
Partai Hanura = 2 Kursi
·
Partai Nasdem = 1 Kursi
Profil singkat calon wali kota depok 2015
Idris Abdul
Shomad
Idris Abdul Shomad merupakan petahana. Ia
menjabat sebagai wakil walikota ketika pilkada berlangsung. Selain sebagai
wakil walikota, ia juga merupakan seorang cendekiawan dan dosen. Idris Abdul
Shomad merupakan peraih gelar doktor di bidang Tsaqofah Islamiyyah.
Dimas Oky Nugroho
Dimas Oky
Nugroho merupakan pengamat politik di Akar Rumput Foundation.
Ia diangkat menjadi calon karena menurut PDIP Depok membutuhkan figur muda.
Dimas Oky Nugroho merupakan peraih gelar doktor di bidang antropologi politik.
Pradi
Supriatna
Pradi Supriatna merupakan ketua DPC partai
Gerindra cabang Depok, bendahara PSSI Jawa Barat, dan pengusaha properti.
Selain itu, ia pernah menjadi manajerPersikad
Depok.
Babai
Suhaimi
Babai Suhaimi adalah
ketua DPD partai Golkar cabang Depok. Selain itu ia juga ketua karang taruna
Depok dan ketua Badan Kehormatan DPRD Kota
Depok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar