Saya
akan menceritakan tentang pengalaman saya menjadi asisten LFD. Awal mula saya
memang sudah tau tentang praktikum fisika dasar yang ada di kampus tempat saya
kuliah, karena saya pernah mendapatkan praktikum fisika waktu masih mahasiswa
baru. Di tempat praktikum fisika dasar ada kaka kelas yang saya kenal kebetulan
dia adalah temen SD kaka sepupu saya waktu di palembang disitu lah saya kenal
sama kaka senior yang menjadi asisten LFD tersebut, seiring berjalannya waktu
sampe saya sekarang sudah kelas 3 saya msih kenal dengan kaka senior tersebut
saya masih deket dan sering komunikasi.
Setelah
saya tingkat 3 masuk semester 5 saya di tawarkan menjadi asisten LFD olehnya,
awalnya saya ragu karena saya kurang suka dalam mata kuliah menghitung, kaka
senior bilang coba aja dulu dengan saran dan pendapatnya akhirnya saya berminat
melamar menjadi asisten LFD. Saya mengajak teman dekat saya agar ada temennya
kebetulan temen saya juga berminat.
Dan
akhirnya saya memberikan lamaran dengan berisi syarat – syarat yang di inginkan
oleh Lab LFD, tahap demi tahap saya lewati dengan syarat lamaran yang di
inginkan Alhamdulillah saya dan teman saya di terima. Tidak sampai di sini saja
Lab LFD juga mengadakan test tertulis bagi yang keterima dalam seleksi berkas
tersebut. Syarat tersebut saya lakukan dengan mengerjakan soal, dalam
mengerjakan soal saya pesimis tidak akan masuk menjadi asisten Lab LFD karena memang awalnya saya sedikit ragu.
Dan
setelah saya melihat pengumuman nama saya masuk dalam seleksi tes yang telah di
selenggarakan di Lab LFD, Alhamdulillah saya senang dengan hasil kelulusan saya
teman saya pun sama. Akhirnya pelatihan pun di mulai selama 1 minggu untuk
belajar alat – alat dan cara berpresentasi dalam mengajar mahasiswa baru yang
akan mulai praktikum fisika dasar. Dan Alhamdulillah saya sekarang sudah
menjadi asisten Lab Fisika Dasar.
Begitulah cerita singkat
saya dalam melamar menjadi asisten Lab Fisika Dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar